Klorofeel
Click here to edit subtitle
Blog
Tetap Langsing Selama #dirumahaja
|
|
Ramadhan ini adalah ramadhan yang paling berbeda dari ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Jika pada ramadhan sebelumnya kita bebas beraktivitas di luar, pada Ramadhan kali ini kita diharuskan untuk tinggal di rumah saja oleh pemerintah. Hal ini tidak terlepas dari adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Untuk mencegah penyebaran virus Corona, kita dihimbau untuk bersekolah, beribadah, dan bekerja dari rumah. Lalu, bagaimana dengan berolahraga?
Olahraga yang paling sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah lari pagi. Selain sehat dan sangat ampuh membakar kalori, olahraga ini juga merupakan olahraga paling murah karena tanpa biaya. Kita tidak memerlukan alat untuk berlari. Tempat yang dapat digunakan untuk berlari juga tidak harus terdapat kriteria khusus seperti renang yang harus ada kolamnya. Asalkan tempat publik yang masuknya tidak berbayar seperti taman, pedestrian track, dan juga pelataran GBK pun bisa dijadikan tempat lari. Asalkan jangan melarikan diri dari kenyataan saja, eh.
Fakta bahwa olahraga lari masih diminati saat ada himbauan untuk tetap tinggal di rumah saja tampak dari siaran televisi swasta yang memberitakan bahwa masih banyak masyarakat yang berolaharaga di GBK meski ada himbauan untuk di rumah saja. Dikutip dari detik.com pada tanggal 19 Maret 2020 GBK masih tetap dibuka untuk masyarakat yang ingin berolahraga outdoor. Meski demikian, ada aturan-aturan yang harus ditaati masyarakat seperti jaga jarak aman 1.5 hinggga 2 m dengan menerapkan physical distancing antara pengunjung dan mencuci tangan saat masuk area GBK serta menggunakan masker. Selain itu, untuk pencegahan pihak GBK juga berkeliling untuk menghimbau agar masyarakat menjaga jarak aman. Sudah seperti berkendara saja ya, jaga jarak aman. Kalau tidak, bisa nabrak.
Aku sendiri termasuk penyuka olahraga lari. Termasuk lari dari kenyataan bahwa dia sudah melupakan diri ini. Sempat putar otak bagaimana caranya agar bisa tetap berolahraga selama di rumah saja. Olahraga sangat dibutuhkan agar badan tetap fit di tengah wabah seperti ini. Kata pakar kesehatan,dr Erlina Burhan, M.Sc, SpP (K), Konsultan Paru Sub Infeki RSUP Persahabatan seperti yang diberitakan di https://www.liputan6.com/health/read/4183757/cegah-virus-corona-dengan-perkuat-sistem-imun-tubuh#" target="_blank" rel="nofollow">liputan6.com kalu daya tahan tubuh kita kuat, imun kita kuat, kita tidak akan mudah terjangkit penyakit termasuk covid-19 ini. Bahasa kerennya sih, imun kuat , virus minggat. Iman kuat, setan mlarat. Hehehehehe. Selain itu, aku juga ingin menyalurkan kelebihanku dengan berolahraga. Kelebihan apa? Hayo tebak! Kelebihan berat badan.Seratus untuk yang sudah menjawab dengan tepat.
Yap, banyak orang yang memprediksi bahwa kita akan menggembung selama masa di rumah saja. Ini akibat kurangnya aktivitas fisik jika dibandingkan saat dapat beraktivitas di luar. Saat berangkat kerja misalnya. Ketika ke kantor orang perlu jalan kaki dari parkiran menuju kantor. Itu jika memiliki kendaraan pribadi. Jika tidak, mereka akan menempuhb jarak yang lebih jauh untuk berjalan kaki. Berbeda ketika mereka bekerja dari rumah. Mereka hanya perlu bersiap diri, lalu segera meraih laptop untuk mengerjakan tugas, mengirim e-mail atau melakukan video conference. Oleh karena itu, aktifitas fisik seperti olahraga tetap diperlukan saat kita di rumah saja.
Akhirnya setelah berselancar di dunia maya sekian lama, aku menemukan beberapa cara agar bisa tetap berolahraga walaupun di rumah saja. Berikut beberapa caranya.
1. Melakukan exercise di rumah
Exercise yang dimaksud bukan latihan mengerjakan soal matematika yang riweuh itu. Exercise yang dimaksud di sini adalah latihan fitness seperti sit up, plank, dan push up. Nah, agar kita semangat, kita dapat memanfaatkan aplikasi untuk melakukan latihan ini.Kalian bisa cari di google play untuk mendapatkan aplikasi ini. Aplikasiyang aku pakai adalah aplikasi kebugaran wanita. Di aplikasi ini, selain ada deskripsi tentang gerakan yang harus dilakukan dalam bentuk verbal, ada juga animasi yang memudahkan kita untuk melakukan gerakan tersebut. Jadi kita tidak perlu pusing memikirkan maksud dari deskripsi gerakan tersebut. Selain itu, ada berbagai macam program latihan yang disajikan seperti latihan untuk membentuk perutbagi pemula, latihan untuk membentuk perut menengah, dan latihan untuk membentuk pantat bagi pemula. Yang aku suka dari aplikasi ini ialah gerakannya tidak memerlukan alat. Murah bukan? Lalu, agar kita semangat setiap harinya, di aplikasi ini juga ada laporan tentang capaian kalori yang sudah kita bakar. Keren.

2. Naik turun tangga.
Apakah rumah kalian memiliki lantai lebih dari satu? Ataupun rumah kalian memiliki basement? Jika iya, selamat. Kalian dapat memanfaatkan tangga yang ada di rumah kalian sebagai sarana olahraga. Dilansir dari fatsecreet.co.id, suatu laman yang mengulas tentang diet ada 257 kalori yang dibakar saat kita menaiki tangga selama tiga puluh menit. Jadi, kita bisa berolahraga dengan naik turun tangga. Kalau ada yang tanya ngapain bolak-balik naik turun tangga? Jawab lagi cari partner buat berumah tangga. Sebentar, kok ngggak nyambung ya?

3. Bersih-bersih rumah
Kebersihan adalah sebagian dari iman. Kebersihan pangkal kesehatan. Dua ungkapan yang menjelaskan betapa pentingnya kebersihan. Eit, tunggu dulu, selain menjaga kebersihan rumah, beberes rumah ternyata juga merupakan olahraga yang murah meriah lho. Menurut Kementrian kesehatant, menyapu dapat membakar 117 kilokalori selama 30 menit..

4. Senam irama dengan mengikuti gerakan di televisi atau laptop
Yang terakhir adalah olahraga yang menurut saya menyenangkan. Melakukan senam irama. Senam irama itu pa? Senam irama adalah senam yang diiringi dengan musik seperti SKJ, senam aerobik, dan zumba. Untuk penyuka musik seperti saya tarian dan senam adalah cara bergerak paling menyenangkan karena ada musiknya.Kalian bisa mengikuti gerakan instruktur senam yang ada di televisi ataupun Youtube. Kalau saya pribadi, saya adalah penggemar akun Sunny Funny Fitness dan Mark Pastrana Kramer. Gerakan mereka energik dan menarik. Selain itu, juga mudah diikuti. Lagu yang digunakan untuk senam juga merupakan lagu yang saya sukai.

5. Melakukan Tarian bagi yangdapat menari
Hampir mirip dengan senam irama, kalian juga bisa menari agar berat badan tetap terjaga selama di rumah saja. Kalau di sekolah dulu kalian pernah praktik menari ataupun mengikuti ekskul tari entah itu tradisional ataupun modern, kalian bisa mempraktekannya lagi jika memiliki rekaman musiknya. Dan kalau ingat gerakannya hehehe. Lumayan bergerak sekaligus melestarikan kesenian daerah, kan jika kalian mempraktekkkan lagi tari tradisional.

Nah, itu tadi tips agar berat badan tetap terjaga selama masa di rumah saja dalam melawan pandemi Corona. Gimana-gimana, masih merasa bosan ketika di rumah saja? Masih malas melakukan aktivitas fisik ketika di rumah saja? Oh ya, selama masa pandemi ini lingkar badanku justru mengecil 3 cm, lho. Ya, memang masih berlebih. Tapi setidaknya hal ini membuktikan kalau dengan di rumah saja berat badan justru tak terkontrol, kan? Yuk, tetap jaga berat badan walau di rumah saja.
Categories: Daily Life
Post a Comment
Oops!
The words you entered did not match the given text. Please try again.
Oops!
Oops, you forgot something.